Basah dan Hangat

2447 Kata

Dejavu. Mahadewan belum sepenuhnya terbangun. Matanya masih terpejam, kesadarannya menggantung di antara tidur dan realita, sementara tubuhnya bergerak mengikuti kebiasaan yang terasa begitu akrab. Tangannya yang hangat perlahan menyusuri punggung di hadapannya, merasakan tekstur kulit yang lembut dan hidup, sesuatu yang terasa… berbeda, namun tetap nyaman. Dalam setengah sadar itu, ia tidak mempertanyakan apa pun. Saat sedang mengusap punggung, Mahadewan merasakan pengalang yaitu pengait bra, maka dalam keadaan terpejam pun dengan mudah membuka pengait bra tersebut sebelym ia hanya menarik sosok di pelukannya lebih dekat, membiarkan kehangatan itu menyatu. Pucuk daada seseorang di depannya langsung bisa ia rasakan, kenyal dan juga lembut. “Ahh….,” sampai menyebabkan suara desahan yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN