Leonardi duduk diam, matanya menatap pintu kafe yang baru saja Amelia tinggalkan dengan terburu-buru. Senyum dingin tetap menghiasi wajahnya, tapi matanya memancarkan sesuatu yang lebih gelap dan hanya dirinya sendiri ketahui perasaan apa itu. Dia menyandarkan tubuhnya ke kursi, mengeluarkan ponsel dari sakunya yang berdering. Dahinya mengerut saat membaca pesan yang ternyata dari Alena. My Fiance : Leon, jangan lupa kita ada acara lelang amal hari Sabtu siang besok. Aku sudah memesan baju pasangan untuk kita berdua, mungkin hari Kamis bajunya sudah jadi. Leonardi mendengus pelan, merasa jika Alena semakin gencar mengajaknya pergi ke dalam berbagai acara kegiatan sosial. "Rupanya dia ingin memamerkan aku kepada teman-teman sosialitanya," gumamnya sambil menyesap kopi yang kini sudah d

