Bab 25. Menyerah Dalam Kuasa Leonardi

1226 Kata

Amelia menghela napas kasar saat permainan panasnya dengan Leonardi berakhir. Tubuhnya terasa remuk saat harus menghadapi kebrutalan Leonardi di atas tempat tidur. Belum juga hilang bekas kemerahan yang diciptakan Leonardi kemarin malam, pria itu malah menambahkannya lagi. Rintihan kecil yang keluar dari mulut Amelia membangunkan Leonardi. Pria itu menatap Amelia yang mencoba untuk bangun dari tempat tinggal dengan susah payah. "Bagaimana rasanya, Amel? Seharusnya nikmat, mengingat berapa kali kamu mendesah. Akui saja jika kamu juga menginginkannya. Jadi tidak ada yang dirugikan di sini," ucap Leonardi dengan menyeringai sinis. Amelia menoleh dan bersirobok dengan netra hitam milik Leonardi yang seakan menariknya ke dalam pusaran perasaan yang tak berdasar. Dia memalingkan wajahnya lal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN