"Amelia!" Panggilan itu membuat Amelia tersentak, dia menatap Raka dengan pandangan bingung. 'Ah. Ternyata itu cuma dalam bayanganku aja,' gumam Amelia. "Amel. Kamu nggak apa-apa? Mau pulang sekarang?" Raka yang merasa khawatir segera menawarkan gadis itu untuk pulang. Amelia yang merasa lelah segera mengiyakan tawaran itu. Tubuhnya terasa lemas dan yang Amelia inginkan hanyalah berbaring malas untuk hari ini. "Tapi Mel, aku serius dengan perkataanku mengenai kakakmu. Dia terlalu overprotektif sama kamu. Memangnya kamu nggak risih diperlakukan seperti anak kecil terus-menerus?" Amelia hanya terdiam saat Raka mengungkapkan semua unek-uneknya saat mobilnya mulai melaju membelah jalanan ibukota di hari yang sudah terbilang agak siang ini. "Mungkin karena Kak Leo merasa bertanggung ja

