BAB 31

1105 Kata

Aiko belum memutuskan bagaimana ia harus bersikap terhadap Takumi. Ada bagian dari dirinya yang ingin menjaga jarak, seolah itu pilihan paling aman. Namun siang ini mereka sudah makan bersama, mengobrol seperti dulu, bahkan Takumi datang ke perpustakaan untuk mencarinya. Menghindar lagi akan terasa janggal, seakan menolak sesuatu yang sudah terlanjur berjalan. Di sisi lain, Aiko sadar risiko yang menunggu. Jika ia kembali dekat dengan Takumi, ia harus siap menanggung sakit hati. Bayangan Takumi bersama Iwamoto Yuri terus menghantui pikirannya. Ia masih ingat jelas bagaimana Takumi memeluk Yuri, dan ingatan itu menghunjam dadanya. Aiko menggeleng kuat-kuat, berusaha menyingkirkan bayangan itu. Ia tidak sudi mengingatnya, tetapi pikirannya sering melayang tanpa arah. Justru pada saat-saat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN