BAB 41

2148 Kata

Dunia pun berhenti. Setidaknya Aiko merasa dunianya berhenti berputar tepat pada saat itu. Seluruh jagat raya berhenti. Tidak ada suara yang terdengar selain gema yang tersisa dari kata-kata Takumi tadi. “Apa yang harus kulakukan agar kau bisa menerimaku?” Suara Takumi yang lirih dan dalam terdengar lagi. Tidak ada, batin Aiko. Tidak ada ... Gemuruh tepuk tangan terdengar menembus kabut yang menyelimuti kepala Aiko. Ia mengerjap dan memandang berkeliling. Para pengunjung pameran bertepuk tangan dan menatap Takumi sambil tersenyum lebar. Aiko baru menyadari rupanya saat itu Takumi diminta maju ke depan untuk memberikan sedikit kata sambutan dan menjawab pertanyaan dari wartawan. Seorang wanita yang memegang mikrofon dan yang terlihat seperti salah satu orang yang bertanggung jawab dala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN