“Kau akan datang ke acara reuni malam ini, kan?” tanya Akira di ujung sana. “Yap,” sahut Takumi sambil membidik kuil Meiji dengan kameranya. Earphone di telinganya yang terhubung dengan ponsel di saku jaketnya membuatnya bisa tetap memotret sambil berbicara dengan Akira. “Kau mau aku jemput?” “Tidak usah. Aku sudah tahu tempatnya dan aku sudah meminjam mobil dari pamanku.” “Kau masih meminjam mobil pamanmu?” Nada suara Akira terdengar ragu. “Memangnya kenapa?” “Setelah apa yang terjadi padamu waktu itu?” Takumi tertawa kecil. “Aku tidak ingat apa-apa soal itu, jadi aku sama sekali tidak merasa takut atau semacamnya.” Akira hanya bergumam dan berkata, “Kudengar ibumu sudah kembali ke Amerika?” “Ya. Kemarin sore. Kakak iparku sudah melahirkan. Saking gembiranya ibuku langsung pulang

