BAB 37

1460 Kata

Aiko tidak bisa melepaskan cengkeramannya di lengan Takumi. Pria yang berdiri di hadapan mereka bersama empat orang anak buahnya itu terlihat berbahaya. Apa yang diinginkannya? Apa yang akan terjadi pada mereka? Pada Takumi? Takumi menurunkan payung yang dipegangnya, menunduk ke arah Aiko, dan berbisik, “Telepon polisi.” Kata-kata Takumi belum sempat dicernanya ketika Aiko mendengar satu kata yang diucapkan pria jahat di depan mereka itu. “Serang,” gumam pria itu. Kemudian segalanya kacau. Takumi menarik Aiko ke samping ketika empat orang bertubuh besar itu dengan cepat bergerak maju. Payung Aiko terlempar entah ke mana. Aiko juga tidak peduli. Matanya terbelalak menatap Takumi yang memunggunginya dan berhadapan dengan empat orang yang sepertinya tidak akan ragu-ragu membunuh pria itu.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN