Seratus Tujuh puluh Delapan

250 Kata

*author pov* Rio semakin kesal karena hari ini Pak Alvan tidak bisa datang untuk melatih mereka. Rio sudah mencoba menghubungi Pak Alvan, namun tidak ada jawaban apapun. Bahkan terakhir kali Rio mencoba menghubunginya, nomor Pak Alvan tidak aktif. Tidak ada yang tahu kenapa Pak Alvan tidak bisa hadir hari ini. Juna juga yang lainnya hanya bisa diam sambil berlatih, melihat raut wajah Rio yang sangat tidak bersahabat membuat mereka enggan bertanya. Mereka bahkan takut di marahi hanya karena kesalahan kecil. Jika bukan karena Kak Haqi, mungkin saja mereka semua sudah menjadi sasaran amarah Rio. Melihat emosi Rio yang tidak kunjung reda, Kak Haqi memutuskan untuk menyusahkan latihan mereka hari ini lebih cepat. Selain agar para junior nya tidak merasa tertekan dengan aura yang di kelua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN