Sore hari .... Aira baru saja pulang dari panti asuhan milik Sarah. Perempuan itu memanfaatkan waktu luangnya untuk keluar sebentar, sekaligus membeli bahan makanan yang cukup digunakan selama satu minggu ke depan. Beberapa kantong belanja memenuhi kursi belakang mobil sport berwarna emerald miliknya. Sepanjang perjalanan pulang, pikirannya masih dipenuhi kondisi Sarah yang perlahan mulai membaik. Belum sampai mobil tersebut memasuki gerbang mansion, sebuah mobil matic warna putih sudah lebih dulu melintang di depan jalannya. Aira refleks menginjak rem hingga ban berdecit pelan di atas aspal. Tubuhnya terdorong ke depan. Dahinya nyaris membentur setir kalau saja sabuk pengaman tidak lebih dulu menahannya. Helaan napas kesal lolos begitu saja dari bibirnya. Ia berdecak debal. "Astag

