Bab 64

2527 Kata

Dua jam kemudian .... Jam istirahat dimanfaatkan sebagian besar mahasiswa untuk keluar dari auditorium. Koridor kampus kembali ramai oleh suara obrolan, langkah kaki, serta bunyi notifikasi ponsel yang saling bersahutan. Sementara itu, Aira memilih duduk di salah satu sudut area belajar yang tidak terlalu ramai. Tablet grafik berada di pangkuannya. Jemarinya bergerak telaten, menyempurnakan desain yang harus dikumpulkan minggu depan. Beberapa menit berlalu dalam keheningan. Fokusnya sempat penuh pada layar di hadapannya sampai percakapan tiga mahasiswi yang duduk tidak jauh dari sana masuk ke telinganya. Awalnya Aira tidak berniat memperhatikan. Namun, satu nama yang disebut mereka membuat jemarinya berhenti bergerak. “Eh, tau nggak? Tadi habis ngisi seminar, Pak Respati itu nyamperin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN