Sejak tadi malam aku terus kepikiran tentang apa yang dikatakan Mas Fendi saat mengantarku pulang ke kos. Tentang dia yang menyinggung koyo di leher saat di Korea, juga tentang kecupan ringan di pipiku. Apa yang sebenarnya aku lakukan malam itu? Apa memang sangat parah? Atau bahkan sampai fatal? Sampai detik ini, aku benar-benar tidak ingat sedikit pun. Aku hanya ingat sebelum mabuk dan sesudah sadar saja. Saat mabuknya, aku hanya ingat sekelebat bayangan-bayangan yang tidak terlalu parah. Paling hanya sedikit memalukan, tetapi menurutku masih aman-aman saja. Malam itu aku betul-betul berada dalam pengaruh alkohol sampai lupa segalanya. Insiden itu membuatku jadi trauma sampai saat ini. Jujur saja, yang membuatku kurang bisa terima adalah karena Mas Fendi bilang kalau apa yang kulakukan