Setelah mendapat telepon dari asistennya semalam, Arka benar-benar mendatangi alamat itu. Ia rela menempuh perjalanan tiga jam. Pria tersebut juga rela membohongi istrinya bahwa kali ini ada tinjauan proyek di luar kota. Dan, di sinilah sekarang ia berada. Di sebuah desa yang kata asistennya menjadi tempat tinggal baru Arini. Ia mendatangi sebuah rumah kayu yang tidak terlalu mewah, tetapi cukup rapi jika dilihat dari luar. Arka memarkirkan mobilnya di halaman rumah yang begitu luas, khas halaman-halaman rumah di desa. Di desa ini kebanyakan rumah memiliki halaman yang luas, beda jauh dibanding di kota. Begitu turun dari mobil, Arka tidak langsung masuk. Ia terdiam cukup lama sembari menyapu setiap sudut halaman dengan kedua matanya. Halaman rumah di depannya benar-benar tampak asri,

