Bab 83

2638 Kata

"Kamu brengsk, Mas!” “Dasar, b******n sialan!” Makian itu keras. Suaranya menjerit. Bersamaan dengan itu, tubuhnya terguncang hebat. Matanya terbuka lebar. Arini tersentak dari tidurnya yang lelap. Tarikan dan helaan napasnya kuat. Cepat. Ia bahkan seperti orang linglung saat menatap ke sekeliling. “M-Mas Arka?” Nada bingungnya terdengar jelas. Bagaimana mungkin ia bisa mimpi buruk dalam perjalanan pulangnya dari rumah singgah? “Turun.” Perintah itu mutlak. Arini kembali menoleh ke sekeliling. Ia mengenali tempat ini. Halaman rumah pria tersebut. Tempat tinggalnya di Ibukota ini selama beberapa bulan terakhir. Ia mengusap wajahnya. Mengucek matanya ringan. Berharap jika kesadarannya cepat kembali. Sementara Arka kini sudah lebih dulu turun. Selang beberapa detik, Arini menyus

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN