Beranjak siang, Arini sudah sibuk di dapur, menyiapkan makan siang untuk Anita dan Arka. Tentunya, siang ini juga isi ruang makan itu bertambah, ada Irna dan Mahesa. Selain itu, siang ini juga cukup berbeda bagi Arini, sebab Irna ikut membantunya memasak. Ya, tidak salah lagi, wanita sosialita itu bahkan tidak segan untuk memberi masukan tentang beberapa meni yang hendak dimasak. Irna bahkan memaksa Arini agar mengizinkannya ikut ke dapur. Apalah daya Arini untuk menolak, jika mama dari nyonya rumah itu sendiri yang meminta. Meski sebenarnya, Arini masih dihantui rasa bersalah karena tiba-tiba saja teringat dengan pertanyaan Irna beberapa saat sebelumnya. Tentang sikap Arka memperlakukan Arini dan tentu perempuan tersebut hanya bisa menjawabnya dengan sebaik mungkin. Menutupi setia

