Terhitung sudah lima hari lamanya Arini berada di rumah sakit. Dan tepat hari ini, ia diperbolehkan untuk pulang. Kondisinya sudah cukup stabil, meski belum sepenuhnya. Langkahnya sudah tidak lagi goyah, meski rasa lemas masih tersisa. Kepulangannya kali ini dijemput oleh Arka dan Anita. Sepasang suami-istri tersebut baru saja menjalani pemeriksaan rutin kehamilan. Pintu ruang rawat terbuka. Derit pelannya terdengar sopan ketika menembus telinga. Suara tersebut menarik atensi Arini yang sedang mengemasi barangnya di kamar rawat. Perempuan tersebut mengulas senyum tipis pada Anita dan mengangguk sopan. Anita berjalan lirih. Tangannya digenggam oleh Arka. Tampak pria itu begitu menjaga Anita. Dan momen tersebut menjadi satu hal yang sangat Arini sayangkan. Sosok suami yang dipercaya

