Bab 90

2683 Kata

Arka membisu, seolah tengah memikirkan jawaban yang hendak diucapkan. Tatapannya menelisik tajam wajah Arini yang menantang. Perempuan di depannya benar-benar tidak terkendali. Satu sisi, Arini terkadang terlihat begitu berani menantangnya. Berani menunjukkan sisi keras kepala dan penuh tekad untuk melawannya. Namun, di sisi lain, perempuan tersebut juga lemah saat Arka sudah membahas tentang masa lalunya. Sampai akhirnya, ia menyadari—Arini belum benar-benar melupakannya. Perempuan tersebut masih memiliki sisa rasa yang dipendam. Arka pun percaya jika cinta Arini tidak mungkin habis dan berpaling secepat itu. Ah, sial. Sekarang Arka justru dihadapkan dengan perasaannya sendiri yang bimbang. Tiap kali menyentuh perempuan tersebut, ia merasakan debar yang lebih cepat dan intens. Apa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN