Bab 15

1388 Kata

Arini tersenyum sesaat, setelah hampir lima belas menit ia berkutat dengan ponselnya. Ia akhirnya memilih jalan terakhir, mengambil pinjaman online. Satu notifikasi dari mobile banking masuk di ponselnya, secepat itu pinjaman online yang ia ajukan cair begitu saja. “Aku nggak tau ini langkah yang tepat atau nggak, yang terpenting sekarang ada sedikit uang buat pengobatan ibu dan ayah tanpa pinjem lagi ke Mas Arka.” Dengan cepat ia kirimkan semua uang hasil pinjamannya kepada Bude Darmi. [“Bude, uangnya udah Arin kirim. Tolong lakukan yang terbaik buat Ayah.”] Jari-jemarinya mengetik sesuatu di layar tersebut dan dikirim kepada budenya. Cukup lama menunggu, pesan yang terkirim itu tidak mendapat balasan. Ia akhirnya meletakkan ponselnya di atas meja kayu, tubuhnya berbaring menatap p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN