112

1170 Kata

Kedatangan Amel di rumah ternyata telah ditunggu oleh Sukma dan Resti. Baru saja istri Hanggono Tirto itu memasuki ruang tamu, dua manusia beda usia itu langsung berdiri demi menyambut hadirnya Amel. “Wanita itu udah ngundurin diri kan?” Sukma bahkan langsung memberondong Amel dengan pertanyaan seputar Siska. “Kalau belum, biar Ibu kasih pelajaran dia!” murka Ibunda Hanggono. Wanita itu memang paling tak suka dengan adanya bibit-bibir pelakor.  Sebagai wanita ia memang anti, terlebih dirinya bukan wanita lemah. Ia memiliki kekuasaan untuk menumbangkan para perusak. Resti tanpa diduga berjalan mendekati Amel. Anak gadis Hanggono itu langsung memeluk tubuh mama tirinya. “Mama pasti sedih banget ya tahu Mbak Siska begitu?! Mama tenang aja. Mbak sama Oma suruh dia jauh-jauh dari Mama.” Ujar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN