“Gimana, Han? Kok kamu cepet banget sih baliknya,” serobot Amel langsung memberikan pertanyaan kala pintu mobilnya terbuka. “Saya masuk dulu ya Bu. Boleh kan?! Panas banget ini Bu.” Pinta Handoko, membuat decakan keras Amel terdengar. Meski begitu atasan paling baik Handoko tersebut tetap mempersilahkan laki-laki itu untuk masuk ke dalam mobil. Saking perhatianya pada bawahan, Amel bahkan sampai menyuruh Darmanto membesarkan volume AC mobil. Here they're go.. Darmanto langsung memberikan informasi yang Amel inginkan. Ia menyampaikan kalimat-kalimat yang dirinya dapat dari narasumber terpercaya- yang tidak lain dan bukan adalah Bapak Kos Siska. “Namanya Pak Mamad Bu.” Gemas dengan intro Handoko yang terlalu panjang, jiwa bar-bar Amel kembali muncul. Ia tidak lagi menjadi bos pengertian

