72

1128 Kata

Sukmana Tirto menjadi orang yang paling terakhir tahu mengenai Niel dan Resti. Ibunda tercinta Hang itu memang selalu ditakdirkan menjadi orang tua tanpa beban. Hari-harinya hanya diisi dengan kegiatan sosialita. Sungguh masa tua yang menyenangkan.      “Apa?! Niel tadi diculik?!” keget Sukma. Wanita itu menepuk lengan asisten pribadinya, “kenapa kamu baru ngomong sekarang?!” hardiknya keras. Merasa jika dirinya benar-benar menjadi nenek yang buruk untuk keduanya.      Si cantik yang begitu setia pada Sukma itu meringis. Ia kembali memberikan informasi jika orang-orang Hanggono dan Amel menyerbu kawasan pemukiman padat penduduk. Dari kabar yang ia dapat, Amel sendiri ikut turun tangan sedang Hanggono ada di belakang sang istri untuk membagikan uang kaget dadakan.      “Mantu saya nemuin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN