56

1138 Kata

Hang memijit kepala. Urusan Resti mengenai Hasan saja belum selesai, sekarang anak itu malah membuat ulah dengan Mamahnya. Astaga! Hang bisa gila lama-lama. Laki-laki yang menggunakan bokser polkadot merah putih di dalam kamar pribadinya itu saat ini sedang mencoba menenangkan Amel. Terhitung sudah satu jam ‘montok,’ kesayangan Hang menangis. Jika terus seperti ini, Hang akan benar-benar menjodohkan Resti dengan Victor. Biar saja nanti Resti pusing memiliki suami pecicilan. Belum lagi si Hasan. Hang yakin jika keluarga besar Victor pasti telah membuat rancangan untuk mengeksekusi Hasan. Sejauh ini, tangan-tangan Hang masih sangat bersih dalam menangani kasus Resti. “Montok.. Udah jangan nangis lagi..” Hang menepuk-nepuk p****t sekal Amel. Ia bingung harus memegang bagian mana. Istrinya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN