53

1098 Kata

Keluarga Ardiansyah benar-benar tidak lagi bisa mentolerir lagi sikap Hasan. Jika kemarin Vincent, maka kali ini Victor-lah sosok yang menjadi korban kebuasan Hasan. Ia harus masuk ke dalam ruang perawatan seperti halnya sang saudara kembar. Beberapa gigi anak itu patah dengan lebam biru yang tercetak jelas dimata kanannya. Andai saja sisi yang lain juga mendapat tinjuan, Victor pasti terlihat seperti sedang memakai kaca mata. “Mammii..” racau Victor. Bayangkan karena aksi kejam saudara kembarnya, bibirnya harus mendapat jahitan. Semoga saja kelak tak ada bekas. Jika iya! Akan Victor jahit menggunakan benang baju si Vincent. “Mami sakit..” “Mamiii,’ lagi Victor kembali merintih. Matanya berkaca-kaca sembari menatap Rachell yang sedang membantu melepaskan dasi Arsen. Anak itu sendiri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN