Kondisi Arhan benar-benar drop, satu Minggu dihabiskannya dengan berdiam diri di rumah. Tidak banyak kegiatan yang dilakukannya, selain memperbaiki kesehatannya. “Yah,,, masak ini lagi.” tiba-tiba terdengar nada protes, saat Kayra tengah menyiapkan makan siang untuk mereka berdua. “Kenapa? Nggak suka? Aku bisa ganti, kalau kamu nggak suka.” Kayra menatap khawatir. Ia diberikan tugas untuk memperbaiki gizi dan kesehatan suaminya, oleh karena itu selama satu Minggu ini ia kerap menyiapkan hidangan sehat lengkap dengan aneka cemilan. Tidak memiliki bakat khusus apalagi kursus di bidang makanan, tapi Kayra sangat pandai mengolah makanan. Hingga makanan sehat yang dikenal tidak enak di lidah pun, menjadi makanan yang menggugah selera. “Aku nggak bisa berhenti makan kalau masakannya kayak g

