Tapi Sinta tak terlalu yakin kalau Aruna hamil karena Aruna terus mengkonsumsi pil pencegah kehamilan yang selalu Safir beli, jadi kemungkinan Aruna benar-benar hamil sangat tipis. **** Pagi-pagi sekali Aruna harus melepas kepergian Safir di bandara karena pria itu akan melakukan kunjungan bisnis selama beberapa hari di Kalimantan. Karena sangat mendadak dan kondisi Aruna yang tengah tidak sehat, ia terlihat sangat berat berjauhan dengan Safir dan ingin ikut dalam kunjungan kali ini. "Cuma lima hari sayang setelah itu aku langsung pulang." Mata Aruna terlihat berkaca-kaca dan kedua tangannya masih mencengkeram erat baju yang Safir gunakan. "Aku ikutttt." "Hey, aku nggak kemana-mana sayang aku mau kunjungan aja." Aruna semakin terisak dan terus merengek pada Safir yang harus