Hari ini, Elaina kembali dibawa ke kantor oleh Alister. Tidak seperti hari kemarin yang masih kikuk dan belum beradaptasi dengan lingkungan kantor, hari ini Elaina sudah lebih percaya diri. Semua tidak lepas dari bimbingan Alister dan juga bantuan Juan. Mereka berdua mengajarinya dengan sabar. “Apakah hari ini akan ada kunjungan Iagi, Pak?” tanya Elaina saat mereka hanya berdua di ruangan. Alister menggeleng. “Nggak ada. Kenapa? Takut aku tinggal sendiri?” Elaina menggeleng. “Nggak, hanya tanya aja.” “Kemungkinan, nanti siang aku bakalan sibuk menerima banyak tamu. Kalau nanti waktu makan siang, aku belum datang juga. Karnu makan sendiri, jangan buat dirimu kelaparan.” “Siip.” Elaina kembali sibuk dengan pekerjaannya. Memeriksa email dan membalasnya berdasarkan perintah dari Alister

