BAB 41

1281 Kata

“Kamu tahu kenapa aku berbohong padamu soal keluargaku?” Eliana menggeleng, menatap Alister dengan serius. “Karena aku nggak mau kamu menjauhiku. Saat melihatmu mabuk, hampir tertabrak mobilku, dan mengacau di pesta, aku sudah ingin mengenalmu. Benar-benar ingin mengenal Eliana, bukan sekadar kenal.” “Kenapa?” Alister tersenyum kecil, mengecup bibir Eliana. Mereka berbaring di ranjang dengan tubuh saling memeluk. Alister sengaja menunggu Eliana pulang kerja karena ingin mengajaknya mengobrol. Beberapa hari tanpa bicara dengan jarak berjauhan, membuatnya tersiksa. Ia merindukan kehangatan tubuh gadis ini dalam dekapan. Mengecup bibir yang lembut tanpa henti. “Mungkin kamu lupa, tapi dua tahun lalu kita pernah bertemu. Saat itu tanpa sengaja aku melihatmu.” Mata Eliana terbelalak. “Di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN