BAB 42

1350 Kata

Eliana bukan lagi anak orang kaya. Hanya bartender di bar dengan penghasilan pas-pasan. Bersanding dengan Fidell yang notabene adalah anak direktur, dirinya dianggap tidak pantas. Lantas, bagaimana mungkin bisa bersanding dengan Alister yang seorang direktur besar? Bukankah ibarat punguk merindukan bulan? Kemana perginya prinsip-prinsip hidupnya selama ini? Kalau sebagai perempuan harus realistis menjalani hidup? Seorang bartender, mungkin menikah dengan karyawan biasa, itupun belum tentu ada keluarga merestui. Image buruk perempuan yang bekerja di malam hari, sudah ada dari berabad-abad lalu. Bisa mendapatkan hati dan kasi sayang Alister, menjalani kehidupan bersama Iaki-laki itu, adalah impian besar yang tidak pernah dibayangkannya. “Pak, terima kasih sudah mau menerimaku. Mungkin sekar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN