BAB 80

1333 Kata

Elaina mengepalkan tangan, berusaha keras menahan amarah yang mulai menggelora di dalam d**a. Ia tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan Aldian, tetapi jelas pria itu sedang kesal dan tanpa ampun menumpahkan segala kegeramannya padanya. Setiap kata yang keluar dari mulut Aldian terasa seperti serangan yang tidak perlu. Padahal, ia hanya datang untuk makan siang, berharap bisa menikmati waktu yang tenang tanpa gangguan. Namun, situasi justru berbalik. Aldian, yang biasanya bisa bersikap ramah dan menyenangkan, kini berubah menjadi seseorang yang sulit dikenali. Ia tampak sedang mencari pelampiasan untuk perasaan marah yang mungkin tidak ada hubungannya dengan Elaina, tetapi entah kenapa ia yang jadi sasaran. Elaina bisa merasakan ketegangan itu di udara, dan semakin lama semakin sul

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN