Bagian-61 (Kematian)

1044 Kata

[Van, beliin mendoan yang di curug, dong!] Ketik Yudha di ponselnya, kemudian ia kirimkan ke sang adik. Jam baru menunjukkan pukul tujuh pagi. Di orang tua Asri, Avan sedang diajak ayah Asri untuk ikut sarapan. "Pak, apa warung mendoan yang deket curug, udah ada yang buka, Pak?" tanya Avan pada ayah Asri. "Belum sepertinya, Mas. Kenapa, ya?" "Ini, Mas Yudha. Ngidam dia kayaknya. Nggak doyan makan, mual terus. Ini dia pesen minta dibeliin mendoan curug," terang Avan. Ibu Asri yang berada di dapur mendengarnya. Ia lantas ke ruang tamu. Karena memang, suami dan tamunya sarapan di ruang tamu. "Kalau mau, biar Ibu buatkan, Mas," tawar ibu Asri. Mendengar menantunya ngidam, tentu saja ia ikut senang. Karena artinya, dia akan mendapat cucu pertama dari Asri, putri yang selama ini sudah i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN