48

954 Kata

Vanna menatap Jeno yang berada di hadapannya dengan tatapan tak bisa diartikan. Sedangkan pemuda itu menatapnya dengan senyuman tipis. Dokter yang menangani Jeno mengatakan jika lengan pemuda itu sepertinya dulu mengalami masalah, dan tadi, lengan Jeno cukup keras membentur aspal hingga tulang lengannya yang dulu bermasalah kembali retak. Vanna tak tahu apa yang terjadi dulu hingga tulang lengannya retak, dan sekarang tulang lengannya yang sudah sembuh kembali bermasalah karena dirinya. "Gue punya pertanyaan." Jeno semakin menatap antusias kearah Vanna. Wajah pemuda itu kembali kesosok Jeno yang dulu, yang menyebalkan. Tapi disamping sosok menyebalkan Jeno, pemuda itu mempunyai sisi baik walaupun tidak ditunjukan secara langsung. "Tanya aja." Menghembuskan napas pelan. Vanna kembali

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN