Eps. 50 Tertabrak

1350 Kata

Pagi sekali Ferrin sudah tiba di klinik, bahkan sebelum para perawat datang. Langkahnya cepat menuju ruang pemeriksaan tempat Grisel sudah menunggunya dengan wajah yang tampak tegang. Suasana hening hanya diisi suara kipas angin yang berputar pelan di langit-langit. Ferrin mengenakan sarung tangan medis lalu dengan hati-hati mengambil beberapa helai rambut Grisel menggunakan pinset steril. Gerakannya tenang dan profesional, meski di balik matanya tersimpan rasa penasaran yang tak bisa disembunyikan. Ia kemudian memasukkan sampel itu ke dalam wadah plastik kecil yang diberi label nama Grisel, menutupnya rapat, dan menyimpannya di dalam tas khusus. “Kita akan tunggu hasilnya nanti setelah aku melakukan tes,” ujarnya lembut sambil menatap Grisel yang masih duduk diam di kursinya. “Ya, Dok.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN