Jam dua siang, adalah masanya Diah, Lani dan Jihan santai. Pekerjaan mereka sibuk ketika pagi melanda, sampai jam makan siang. Sisanya? Mereka kebanyakan bergosip. Apa juga jadi bahan pembicaraan ketiga gadis ini. Seperti saat ini, mereka tengah berbincang sambil menikmati cemilan yang Jihan bawa. Kripik pisang aneka rasa, dengan ditemani secangkir s**u hangat yang ada di gelas Lani dan Diah, sedang di gelas Jihan, teh manis hangat. Dia bosan minum s**u, karena di apartemen, minumannya kala sarapan pagi adalah s**u, menemani suaminya yang kini mulai mengurangi asupan kafein. "Eh taruhan yuk, kira-kira siapa yang akan menjadi istri Pak Ivan? Bu Cecil apa Bu Almira?" Diah iseng bertanya pada kedua temannya. Jihan memutar bola matanya. Tadi mereka mengomentari baju para tamu, kini kenapa