Pawang dan Pengendali

2098 Kata

Nathan menghela napas panjang ketika melihat seorang wanita yang terbaring di atas ranjang rumah sakit. Sejenak ia hanya diam memandangi wajah gelisah si wanita yang sesekali akan meracau dalam tidurnya. Entah mimpi macam apa yang sedang menghampiri sampai wanita itu terlihat gusar dalam tidurnya. "Papa." "Papa jangan pergi." "Papa, Sera nggak mau sendirian." Ya, wanita yang tengah meracau memanglah Sera. Semalam waktu Nathan bersama Bianca, ia mendapat panggilan dari nomor Sera. Tapi ketika ia mengangkat panggilan tersebut, bukan Sera yang menjawab melainkan orang lain. Orang itu memberitahu keadaan Sera yang pingsan tergeletak di trotoar. Di saat kondisi tengah hujan deras, mendengar hal itu sontak Nathan tanpa pikir panjang segera menyusul ke tempat di mana Sera berada. Bahkan ia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN