Part 81

1110 Kata

POV Puspita "Boleh aku masuk?" Belum sempat aku menyahut, Mbak Nirmala sudah melangkah masuk lalu secepat kilat menutup pintunya. Aku menatapnya dengan jantung mengentak-entak. Aku mundur ke belakang saat ia melangkah cepat ke arahku lalu memegang tanganku. "A-ada apa, Mbak?" tanyaku sambil menoleh ke kanan dan kiri. Rasanya begitu cemas. Semua jendela juga pintu terkunci rapat. Aku takut ia berbuat yang tidak-tidak. Bisa jadi yang kupikirkan benar bahwa ia bersekutu dengan iblis. Jantungku semakin mengentak-entak. "A-ada apa ya, Mbak?" tanyaku lagi dengan suara bergetar. Bahkan aku bisa merasakan keringat dingin bergulir di bahu. Dadaku berdebar tak karuan. Mbak Nirmala menatapku dengan wajah memelas. "Tolong jangan dengarkan ucapan para tetangga tentangku, Mbak. Mereka semua menguc

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN