BAB 28

1009 Kata

“Ayaka, bagaimana menurutmu?” Ayaka tersentak dari lamunannya dan mengangkat wajah. “Hm?” John mengangkat alis dan menyesap teh Earl Grey-nya. “Bagaimana menurutmu?” tanyanya sekali lagi. “Tentang apa?” “Oh, bagus. Dia tidak mendengarkan kita dari tadi,” kata Alexa sambil memutar bola matanya. “Apa yang kau lamunkan pagi-pagi begini, Ayaka?” Ayaka mengangkat bahu. “Tidak ada.” “Dia selalu begini kalau sudah berhari-hari tidak bertemu dengan William. Kau ingat sewaktu William pergi ke Lake District? Dia juga seperti ini,” kata John pada Alexa. “Ngomong-ngomong sudah beberapa hari ini William tidak kelihatan. Ke mana dia?” Ayaka menaruh cangkir di meja, menatap cairan hangat yang masih berasap. Rasanya hambar, bukan karena tehnya, melainkan karena pikirannya terus berputar pada satu h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN