BAB 27

2032 Kata

“Kenapa kau tidak mau mengajukan tuntutan?” tanya John dengan nada heran. “Setelah apa yang dilakukan penjahat itu padamu semalam, kenapa kau tidak mau menuntutnya? Kenapa?” Ayaka menghela napas dan mengangkat wajah menatap kedua teman satu flatnya yang balas menatapnya dengan bingung. Alexa dan John duduk di meja dapur, sedangkan Ayaka berdiri di dekat pintu kamarnya sambil mencengkeram cangkir tehnya. Perlahan-lahan Ayaka mengembuskan napas dan bergumam, “Karena tidak ada yang terjadi semalam.” “Tidak ada yang terjadi?” ulang John lagi dengan suara meninggi. “Apa ...?” Ia menghentikan kata-katanya dan melotot menatap Alexa, meminta dukungan, namun Alexa juga tidak tahu apa yang harus dikatakannya. Saat itu bel pintu flat mereka berbunyi dan John pergi membuka pintu. “Oh, William. R

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN