Pagi hari, Nathan tengah duduk anteng di ruang makan sambil menunggu mamanya memasak. Wajah anak itu pucat karena semalaman perutnya mulas sampai dia bolak balik ke kamar mandi. Nathan tidak bisa cebok, dan dia merasa ceboknya tidak bersih. Yura yang melihat Nathan tampak tidak seperti biasanya, hanya mengerutkan alis bingung. Nathan sangat murung. Kalau biasanya anak itu antusias, sekarang tampak menyedihkan. “Anak papa sudah bangun, gimana tidurnya tadi malam?” tanya Yogi yang datang menghampiri Nathan. Yogi juga meningalkan kecupan hangat di pipi Nathan. “Kok baunya apek? Kau ngompol lagi ya?” selidik Yogi. Nathan menggelengkan kepalanya, “Iya, Nathan pasti ngompol,. Sini mama lihat celananya.” Ucap Yura lembut. Nathan menggelengkan kepalanya. “Lah kenapa?” “Aku gak ngompol,” j

