Bab 26. Antara Takut dan Lanjut

1153 Kata

Bab 26. Antara Takut dan Lanjut “Apakah kau menikmati kejadian tadi, Nona?” Suara itu meluncur seperti pisau yang baru saja diasah. Elara refleks berdiri. Selimut tipis yang tadi ia pegang terjatuh ke lantai, membentuk lipatan kecil yang seakan tersenyum sinis. Di ambang pintu berdiri seorang pria bertubuh kurus namun keras, rambut cepak, dan mata yang terlalu lama berkawan dengan kebencian. Leo Bukan Luca yang selalu curiga padanya. Bukan yang lainnya. Leo adalah tipe anak buah Rafael yang diam, patuh, akan tetapi menyimpan dendam pada d**a seperti batu panas. Ia menutup pintu perlahan. Bunyi klik-nya mengunci udara sekaligus. “Apa maksudmu?” Elara berusaha membuat suaranya stabil. Leo berjalan memutari ruangan, mengamati rak senjata, kabel yang menggantung, dan pistol Rafael

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN