Bab 50. ELARA JADI UMPAN

1095 Kata

Bab 50. Pilihan Elara "Kita hampir sampai," ucap Luca, suaranya datar. "Lokasi sudah bersih. Tim kita di posisi." Rafael hanya mengangguk. Matanya sesekali menyapu Elara, mencari, seperti biasa tanda-tanda yang tidak pernah ia temukan dengan pasti. “Waktunya,” suara Rafael memotong lamunan Elara. Rafael mematikan mesin. Suara angin dan desir air mengisi keheningan. "Keluar," perintah Rafael, membuka pintu. Elara menoleh. Rafael sudah berdiri di dekat pintu, jaketnya terpasang, wajahnya seperti topeng kayu yang diukir kasar. Luca di belakangnya, memegang dua senjata laras panjang yang disarungkan di punggung. "Rafael, tunggu sebentar," ucap Elara dengan nada yang bergetar, menghentikan langkah keduanya sebelum keluar mobil. "Kita bisa berhenti sekarang, kan? Tidak perlu sampai begin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN