“Ternyata mereka tinggal di sini. Sulit bagiku buat masuk ke rumah ini.” “Kecuali jika aku pura-pura baik kemudian mengurus Aksara.” “Itu saja ... ah, pasti mereka akan tetap memberi batas.” Titian jadi uring-uringan sendiri. Di balik kemudi mobilnya, dirinya memutuskan untuk menghubungi Aksara. Hanya saja, nomor ponsel Aksara sudah tidak aktif. “Pasti Aksara ganti nomor karena dia sempat dipenjara.” Titian sama sekali tidak berpikir akan tugas dan kewajibannya sebagai mamanya Aksara. Sedikit saja peduli pun, dirinya tidak. Alasannya mencoba menghubungi Aksara murni untuk kepentingannya mendekati Langit dan juga, ... menyingkirkan Audi. “Oalah ... kabarnya si Audi kan mantan pacarnya Aksara. Harusnya mereka ... mm, iya. Bisa jadi, iya ... Aksara pasti mau diajak kerja sama buat dapa