Eps. 52 Sedikit Kompensasi

1326 Kata

Keira mengangkat wajahnya perlahan, memandangi Vivian dengan mata bulatnya yang penuh rasa peduli. “Aku…tadi mimpi buruk lagi,” ucapnya pelan, suaranya nyaris tenggelam dalam pelukannya sendiri. Vivian menelan ludah, mencoba menstabilkan suaranya meski d**a masih sesak. “Mimpi buruk seperti apa, Sayang?” tanyanya lembut sambil mengusap rambut Keira, berusaha menyembunyikan isak yang masih menyangkut di tenggorokannya. Keira menghela napas kecil. “Aku mimpi Mama pergi…terus semua orang juga ninggalin aku. Aku sendirian.” Kalimat itu menusuk da-da Vivian seperti pisau. Dia menggigit bibir bawahnya kuat-kuat, menahan air mata yang kembali hendak jatuh. “Kakak di sini, Keira. Kakakk nggak akan ninggalin kamu, ya?” bisiknya, meski suara itu bergetar. Ia tahu janji itu terlalu berat, menginga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN