Leonard berdiri di depan jendela besar ruang kerjanya sambil memegang ponsel di telinga. Suaranya terdengar tegas namun terdalam nada genting. “Aku minta rumah itu direnovasi total. Atapnya bocor, dinding retak, lantai sudah tidak layak. Aku ingin semuanya diperbaiki. Tambahkan ruang duduk yang nyaman, dapur bersih, dan kamar mandi dalam yang layak,” ucapnya cepat. Di seberang, arsitek langganannya, Adrian, menyahut dengan nada sopan, “Baik, Pak Leonard. Saya butuh foto kondisi terkini, tapi saya akan segera susun draft awal desainnya dan kirimkan ke Anda hari ini juga. Paling lambat sore.” “Bagus,” balas Leonard singkat. “Aku tunggu. Aku ingin semuanya terlihat hangat dan manusiawi. Jangan terlalu mewah. Fokuskan pada kenyamanan dan fungsionalitas. Wanita tua yang tinggal di sana harus

