Radhika menatap Ranita dengan tatapan sedih. Putrinya mungkin mulai mengerti kondisi mereka karena Ranita pun melihat dunia luar membuat Ranita memiliki pemikiran dan pandangannya sendiri walau ia masih anak-anak. Radhika merasa tidak tega dan semakin bertekad untuk memberikan sebuah keluarga utuh untuk Ranita. "Daddy nggak ninggalin kamu. Daddy cuma lagi sibuk aja sayang. Daddy pasti pulang ketemu Nita pas kerjaan Daddy sudah selesai. Papa sendiri akan selalu sama Nita. Papa janji akan selalu ada buat Nita sampe nanti Nita besar," ucap Radhika sambil tersenyum lembut dan mengusap kepala Ranita pelan-pelan. Ranita menatap Radhika dengan pandangan serius mendengar jawaban Radhika. "Kapan Daddy pulang? Apa Papa juga akan kayak Daddy yang nggak pulang ketemu Nita kalau papa lagi sibuk kerja

