EP 51

1816 Kata

Kondisi Ai masih belum stabil dan ini sudah berlangsung selama 3 hari. Rasanya Evra seperti bertaruh pada keberuntungan. Tadi pagi dokter sudah bicara dengannya. Jika tak ada perkembangan yang berarti, maka mau tak mau tim dokter harus mengambil keputusan. Lebih tepatnya Evra harus mengambil keputusan. Tak ada pilihan lain selain merelakan kandungan Ai. "Jangan berhenti berdoa, Vian.." semua orang berusaha sebaik mungkin memberikan Evra dukungan. Evra terlihat tegar. Ya setidaknya ia terlihat lebih baik dari sebelumnya. Meski siapapun tahu bagaimana kondisi hati pria itu. Umi dan Mama Nia bergantian berjaga di rumah sakit menemani Evra. Pria itu tak beranjak sedikitpun dari depan ruangan sang istri jika bukan untuk kepentingan mendesak seperti makan dan ganti baju. Itu pun kadang masih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN