"Lo... kenapa jalan lo ngangkang kayak gitu?" tanya Dita sambil memicingkan mata, berdiri di dekat parkiran kampus dengan tangan menyilang di d**a. Rania yang baru saja mendekat malah menaik-turunkan alisnya dengan gaya centil, tanpa dosa membisik, “Baru aja berhubungan suami-istri, Dit. Panas banget, baru kelar.” Dita langsung mendecak keras, hampir melemparkan botol minum ke arah sahabatnya. "Anjirr lo, Ran! Gua lagi LDR sama laki gue, lo malah...! Sumpah gue kutuk lo, semoga pegel sampe malem!” Rania malah tertawa keras, menggandeng tangan Dita santai. “Makanya buruan nikah, Dit! Biar ngerasain enaknya kayak gue. Nggak usah lama-lama pacaran. Langsung aja gas pol. Enak banget, sumpah!” Dita mendengus keras, bergumam sebal sambil masuk ke mobil. Rania menyusul di belakang, masih deng