Masalah rektor sebelumnya, tapi Prabu yang menanggung bahkan berpotensi namanya yang kena coreng jika tidak diselesaikan. Audit internal menemukan adanya penyimpangan pada proyek Green Campus yang dulu dirancang untuk memperluas kawasan universitas. Masalah utamanya adalah cacat formil pada dokumen perizinan—terutama dokumen Amdal dan pengadaan tanah—yang kini justru menyeret nama institusi. Lebih parah lagi, beberapa kontrak besar kala itu ditandatangani oleh pihak ketiga bayangan yang kini tak bisa dilacak, membuka celah lebar bagi lawan politik Prabu di dalam kampus untuk mengendus skandal ini, menggiring opini bahwa Prabu juga terlibat. Jika sampai meledak di media, reputasinya bukan hanya sebagai rektor yang hancur, tapi juga seluruh karir akademiknya yang telah ia bangun puluhan tah