“Maaf, Pak. Bu Stela hanya sedang masuk angin,” ucap Dokter kandungan yang dipanggil Vicky untuk memeriksa istrinya. Vicky mengangguk-anggukkan kepalanya, tampak gurat kekecewaan yang ada di wajah Vicky. Stela susah payah meneguk ludahnya sendiri karena melihat Vicky yang sangat kecewa. Stela tidak tahu kenapa dirinya mual hebat, padahal sebelumnya ia sangat baik-baik saja. Dan saat suaminya terlanjur berharap, ia malah mengecewakannya. Vicky yang menyadari raut wajah Stela pun segera memegang tangan istrinya. “Aku tidak kecewa, kita bisa usaha lagi,” bisik Vicky dengan lembut. Stela tersenyum kecil, tumben sekali suaminya peka. Dokter itu pun pamit undur diri yang diantar Vicky sampai ke luar ruangan pria itu. Setelahnya Vicky kembali menemui istrinya. “Stela, tunggu di sini ya.