18

684 Kata

Bagus dan Cantika sudah berada di rumah sakit. Raka langsunh di bawa ke ruang ICU. Bagus sudah pamik dan berjalan di depan ruangan ICU itu. Sejak tadi Bagus cuma diam dan menatap Raka dengan iba. Cantika sendiri cuma diam dan menatap Bagus dengan tatapan bingung serta penasaran. Ada hal yang di sembunyikan di sini. Tidak ada kejujuran dan keterbukaan. Cantika bangkit berdiri dan berjalan ke arah Bagus. Cantika memeluk tubuh Bagus dengan erat. Lalu berjinjit menyesuaikan tinggi Bagus dan berbisik pelan. "Sebenarnya ada apa? Apa yang terjadi? Sepertinya persahabatan kalian tak hanya kental dan akrab tapi bisa menyimpan rahasia besar di balik aku?" tanya Cantika menuduh. Cantika hanya menduga dan sama sekali tak mengetahui kebenarannya. Sontak ucapan sekaligus pertanyaan Cantika membuat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN