28

556 Kata

Pasangan suami istri itu bingung saat di kabari, Sonya telah pergi dari rumah sakit dan meninggalkan bayinya untuk di asuh oleh Cantika dan Bagus. Perihal itu, Bagus sudah tidak kaget. Tapi, bagi Cantika. Ia bingung dan malah merasa bersalah. "Kenapa Sonya harus pergi? Bukankah dia tidak mau berikan putranya untuk kita?" tanya Cantika pelan. Tubuhnya makin membesar seiring pertumbuhan ketiga janinnya yang mulai tumbuh kembang dengan sempurna. Bagus menghampiri Cantika yang sedang menyisir rambutnya dan memakai lipstik berwarna merah muda agar wajahnya tidak terlihat pucat. Bagus berdiri di belakang Cantika dan memegang bahu istrinya lalu di kecup kedua pipi yang makin gembil bagai bakpau. "Sejak kapan kamu peduli sama Sonya? Sepertinya kamu sempat berselisih dengannya," ucap Bagus pel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN